Raspberry Pi Foundation resmi mengumumkan kehadiran Raspberry Pi AI HAT+ 2, perangkat tambahan yang dirancang untuk menghadirkan kemampuan Generative AI ke platform Raspberry Pi 5. Produk seharga $130 ini adalah penerus signifikan dari model sebelumnya, kini dipersenjatai akselerator saraf Hailo-10H yang mampu menghasilkan kinerja inferensi hingga 40 TOPS (Tera Operations Per Second). Peningkatan ini bukan sekadar angka, melainkan fondasi teknis yang memungkinkan single-board computer ini memproses beban kerja kecerdasan buatan yang jauh lebih kompleks. Dengan spesifikasi ini, AI HAT+ 2 menjadi solusi edge AI yang tangguh, siap menangani tugas-tugas berat yang sebelumnya hanya mungkin dilakukan oleh sistem desktop atau server cloud yang jauh lebih mahal.
Fitur paling krusial pada AI HAT+ 2 adalah integrasi memori LPDDR4X sebesar 8GB secara on-board. Penambahan ini memisahkan kebutuhan memori pemrosesan AI dari RAM sistem utama Raspberry Pi, mengatasi bottleneck performa yang sering terjadi. Dengan kapasitas terdedikasi ini, pengguna kini dapat memuat dan menjalankan Large Language Models (LLM) modern seperti Llama 3.2, Qwen2.5, dan DeepSeek-R1 secara lokal. Kemampuan menjalankan model ini secara offline menawarkan keuntungan masif dalam privasi data dan pengurangan latensi, menghilangkan ketergantungan pada layanan cloud. Ini sangat vital bagi aplikasi yang memproses data sensitif atau beroperasi di lingkungan dengan konektivitas internet terbatas.
Selain performa, AI HAT+ 2 dirancang untuk integrasi mulus melalui antarmuka PCIe pada Raspberry Pi 5. Perangkat ini didukung penuh oleh ekosistem perangkat lunak resmi, memungkinkan pengguna memanfaatkan Hailo Dataflow Compiler untuk melakukan fine-tuning berbasis LoRA. Fitur ini mengizinkan penyesuaian model bahasa untuk tugas spesifik dengan efisiensi tinggi tanpa perlu melatih ulang model dari awal. Kompatibilitas dengan stack perangkat lunak kamera juga dipertahankan, memastikan aplikasi gabungan visi dan bahasa berjalan lancar. Peluncuran ini mempertegas posisi Raspberry Pi dalam mendemokratisasi teknologi, memberikan akses hardware AI kelas industri kepada komunitas maker global.