Elon Musk kembali mengguncang industri teknologi dengan pengumuman mengejutkan bahwa Tesla secara resmi menghidupkan kembali proyek superkomputer Dojo3. Langkah strategis ini diambil tepat setelah tim insinyur Tesla berhasil mematangkan desain chip AI5, yang disebut Musk sebagai fondasi krusial sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Namun, sorotan utama bukan sekadar pada kembalinya proyek tersebut, melainkan pada perubahan visi yang sangat drastis. Musk menegaskan bahwa Dojo3 tidak lagi dirancang untuk mengisi pusat data di permukaan bumi, melainkan akan didedikasikan sepenuhnya sebagai "Space-based AI Compute". Pernyataan ini secara efektif membatalkan keputusan sebelumnya yang sempat membekukan pengembangan Dojo karena dianggap kalah bersaing dengan arsitektur komersial lainnya, kini memberinya tujuan baru yang jauh lebih futuristik.
Rasionalisasi di balik pemindahan infrastruktur komputasi ke orbit bumi berakar pada upaya pencarian efisiensi energi dan termal yang ekstrem. Pusat data konvensional kini menghadapi krisis pasokan listrik yang masif, sementara di luar angkasa, Musk melihat peluang untuk memanfaatkan sinar matahari 24 jam sebagai sumber energi bersih tak terbatas. Dalam peta jalan teknologi terbarunya, Musk memetakan pembagian tugas yang spesifik: chip AI5 akan menjadi otak bagi armada mobil otonom dan robot Optimus, sementara AI7—yang menjadi inti dari kekuatan pemrosesan Dojo3—akan menjadi pionir untuk jaringan komputasi orbital. Pendekatan ini bertujuan mengatasi hambatan latensi dan konsumsi daya yang selama ini membatasi skalabilitas model AI raksasa di infrastruktur terestrial.
Ambisi ini mengindikasikan bahwa Tesla sedang bertransformasi menjadi entitas infrastruktur komputasi global yang terintegrasi secara vertikal, melampaui statusnya sebagai produsen otomotif. Dengan membuka kembali rekrutmen untuk tim Dojo3, Musk secara eksplisit mencari talenta yang mampu memecahkan masalah teknis tersulit dalam sejarah komputasi, termasuk tantangan radiasi kosmik. Jika berhasil, integrasi antara kemampuan peluncuran SpaceX dan unit pemrosesan orbital Dojo3 akan menciptakan ekosistem data yang sulit ditandingi. Langkah ini juga merupakan upaya strategis Tesla untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada pemasok perangkat keras pihak ketiga, memastikan kedaulatan penuh atas masa depan kecerdasan buatan mereka.