BioticsAI, Pemenang Battlefield 2023, Raih Izin FDA untuk AI USG Janin

Solusi AI deteksi kelainan janin ini siap dipasarkan massal, atasi risiko salah diagnosis dan standar kualitas USG.

2 Jan 2026 • 2 menit membaca

RadarAI.id | BioticsAI, Pemenang Battlefield 2023, Raih Izin FDA untuk AI USG Janin

BioticsAI, startup teknologi medis yang menjadi sorotan dunia setelah memenangkan kompetisi bergengsi TechCrunch Disrupt Battlefield 2023, telah mencapai tonggak sejarah baru dengan mendapatkan persetujuan resmi dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada 19 Januari 2026. Lampu hijau regulator ini diberikan untuk perangkat lunak andalan mereka yang berbasis Artificial Intelligence, yang dirancang khusus untuk meningkatkan akurasi pemeriksaan ultrasound pada janin. Persetujuan ini memvalidasi visi pendiri Robhy Bustami, yang terinspirasi dari latar belakang keluarganya di bidang obstetri, untuk mengatasi masalah kronis dalam diagnostik prenatal: tingginya variabilitas dan potensi kesalahan manusia dalam mendeteksi malformasi janin selama pemindaian rutin.

Teknologi yang dikembangkan BioticsAI bekerja dengan cara mengintegrasikan algoritma computer vision langsung ke dalam alur kerja mesin USG yang sudah ada. Sistem ini berfungsi sebagai 'mata kedua' yang cerdas, memberikan umpan balik real-time kepada teknisi atau dokter untuk memastikan bahwa semua gambar anatomi yang diperlukan telah ditangkap dengan kualitas yang memadai. Selain mendeteksi potensi kelainan, perangkat lunak ini juga mengotomatisasi pengukuran biometrik dan pembuatan laporan klinis, mengurangi beban administratif tenaga medis. Dalam uji validasi yang ketat, sistem ini terbukti mampu memitigasi risiko misdiagnosis yang selama ini menyebabkan hampir 50% kasus kelainan janin terlewatkan pada pemindaian awal.

Perjalanan menuju persetujuan FDA ini memakan waktu hampir tiga tahun dan didukung oleh strategi pengembangan "sinkron" yang unik. Bustami menekankan bahwa alih-alih membangun produk terlebih dahulu baru memikirkan regulasi, timnya menyelaraskan pengembangan teknis, validasi klinis, dan kepatuhan regulasi sejak hari pertama. Pendekatan ini memungkinkan mereka melatih model pada 11.000 data ultrasound yang beragam untuk meminimalkan bias demografis. Dengan status clearance ini, BioticsAI kini bersiap untuk melakukan skala komersial ke sistem kesehatan di seluruh Amerika Serikat, membawa standar perawatan baru yang lebih aman dan presisi bagi jutaan ibu hamil.

Kembali