Pimpinan Teknis AI Qwen Alibaba Mundur Mendadak Usai Peluncuran Model Terbaru

Junyang Lin tinggalkan tim Qwen sehari setelah rilis Qwen 3.5. Kepergian mendadak ini kejutkan industri dan picu perombakan kepemimpinan oleh CEO Alibaba.

2 Jan 2026 • 2 menit membaca

RadarAI.id | Pimpinan Teknis AI Qwen Alibaba Mundur Mendadak Usai Peluncuran Model Terbaru

Dunia kecerdasan buatan dikejutkan oleh mundurnya Junyang Lin, pimpinan teknis dari proyek Artificial Intelligence andalan Alibaba, Qwen. Lin mengumumkan pengunduran dirinya secara tiba-tiba lewat platform X awal Maret 2026. Ironisnya, kabar ini muncul hanya sehari setelah timnya sukses meluncurkan model bahasa terbaru mereka, yakni seri open-weight Qwen 3.5. Kepergian sosok sentral ini memicu banyak pertanyaan, mengingat lini model tersebut kerap mencetak skor yang mampu bersaing ketat dengan sistem terkemuka asal Amerika Serikat.

Reaksi keras bermunculan dari para kolega dan mitra industri. Peneliti di dalam tim Qwen mendeskripsikan kepergian Lin sebagai sebuah kehilangan besar, sementara pihak lain mengisyaratkan adanya tekanan internal terkait tenggat waktu peluncuran produk. Laporan yang beredar juga menyebutkan bahwa pengunduran diri ini diikuti oleh hengkangnya beberapa anggota kunci lainnya. Spekulasi kuat menyatakan bahwa keretakan ini dipicu oleh reorganisasi, di mana Alibaba dikabarkan menunjuk mantan peneliti dari tim Gemini Google untuk mengambil alih kendali proyek Qwen.

Menghadapi krisis kepemimpinan dan potensi hilangnya kepercayaan dari komunitas pengembang open source, manajemen puncak Alibaba segera bertindak. CEO Alibaba Group, Eddie Wu, dilaporkan langsung memimpin pertemuan darurat dan membentuk satuan tugas khusus untuk menjaga pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan mereka. Hingga kini, perusahaan belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan pasti pengunduran diri Lin atau mengumumkan nama penerus tetap. Transisi ini menjadi ujian berat bagi Alibaba dalam menjaga momentum inovasi teknologi mereka.

Kembali